Penyakit tumor ganas ini bisa menyerang dan merusak pada bagian jaringa yang ada disekitarnya dan jika memang sudah menyerang ke bagian pembuluh darah maka biasanya akan menimbulkan suatu pendarahan misalnya penyakit kanker paru-paru yang pada akhirnya membuat si penderita mengalami masalah batuk berdarah.
Makanan dan sayuran yang dapat mencegah kanker, yaitu tomat, wortel, kembang kol, brokoli, lobak, jamur shitake, jamur lngzhi, bunga matahari, daun sambiloto, tapak darah, kacang kedelai, kacang merah, kacang hijau, pepaya, nanas, anggur merahm apel, belimbing, sirsak, semangka, lemon, jambu biji, melon, rambutan, alpukat, teh hijau, beras merah, bekatul beras dan gandum.
Rabu, 11 Februari 2015
Selasa, 10 Februari 2015
Mencegah Kanker Paru-Paru
Kanker paru-paru merupakan salah satu jenis kanker yang dapat dicegah. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:
- Jangan merokok dan hindari menjadi perokok pasif. Cara utama untuk mencegah kanker paru-paru adalah dengan tidak merokok. Hindari juga menjadi perokok pasif jika lingkungan Anda dipenuhi dengan perokok aktif. Terutama bagi para perokok aktif, berhentilah merokok sekarang juga. Meski sudah bertahun-tahun merokok, langkah ini tetap akan bermanfaat dan bisa mengurangi risiko terserang kanker paru-paru.
- Pilihan menu makanan yang sehat. Biasakanlah untuk mengonsumsi makanan rendah lemak dan tinggi akan kandungan serat. Buah dan sayuran sebaiknya menjadi menu utama sehari-hari. Hindari mengonsumsi terlalu banyak vitamin dalam bentuk pil atau tablet karena obat-obatan semacam itu bisa memiliki efek samping.
- Berolahraga secara teratur. Usahakan untuk melakukan olahraga secara teratur. Bagi yang jarang sekali berolahraga, mulailah rutinitas ini secara bertahap. Bagi orang dewasa dianjurkan berolahraga setidaknya selama 2-3 jam dalam satu minggu.
Senin, 09 Februari 2015
Kelumpuhan Akibat Syaraf Kejepit
Kelumpuhan Akibat Syaraf Terjepit
Rasa nyeri yang Anda rasakan di tubuh harus diwaspadai. Bukan tidak mungkin syaraf Anda terjepit dan menimbulkan kelumpuhan.
Penyakit urat syaraf kejepit dapat terjadi di banyak tempat di dalam tubuh kita, tetapi yang paling sering adalah penyakit syaraf kejepit atau jepitan urat syaraf pada servikal atau leher, di telapak tangan atau CTS (carpal tunnel syndrome), dan di pinggang.
Sering kali orang tanpa sadar ‘membunyikan’ lehernya (dengan memiringkan ke kanan dan kiri dengan kencang), padahal hal tersebut dapat membahayakan jaringan syaraf yang menyebabkan syaraf menjadi kaku.
Banyak orang sering membunyikan lehernya karena leher sering terasa nyeri dan pegal. Dan dengan menggelengkan kepala sampai berbunyi, rasa nyeri leher biasanya akan berkurang. Padahal dalam jangka panjang, ternyata kegiatan tersebut dapat berdampak buruk bagi syaraf kita.
Kenali Nyeri Tubuh
Rasa nyeri dapat terjadi karena adanya kerusakan pada jaringan. Nyeri merupakan suatu pertahanan yang menguntungkan karena dengan adanya rasa nyeri, maka kerusakan jaringan yang sedang terjadi dapat dihindari sehingga tidak menimbulkan kerusakan yang lebih berat.
Nyeri yang berlangsung lama dikenal sebagai nyeri kronik. Nyeri tersebut sangat merugikan karena pengaruhnya sangat luas dalam kehidupan kita. Nyeri yang merugikan itu dikenal sebagai nyeri syaraf dan mempunyai gejala yang berbeda dengan nyeri lainnya.
Nyeri syaraf biasanya disertai dengan gangguan pada fungsi syaraf, baik yang bersifat motorik (yaitu gangguan kemampuan gerak otot), maupun sensorik (yaitu gangguan pada indera perasa).
Nyeri syaraf akibat gangguan syaraf penggerak otot akan mengakibatkan terjadinya kelemahan otot sampai stimulasi kontraksi otot. Demikian juga halnya jika terjadi nyeri syaraf akibat gangguan syaraf sensorik, maka akan terjadi gejala nyeri yang disertai dengan gejala kehilangan rasa, kesemutan, hingga tidak adanya rasa pada perabaan.
Untuk masalah kelumpuhan ini, bukan hanya bisa terjadi di leher, tapi juga di punggung dan pinggang. Bahkan dalam jangka panjang setelah kelumpuhan terjadi bisa menyebabkan kematian, apabila mengenai syaraf yang sangat vital (syaraf jantung/sum sum tulang belakang).
Penyakit urat syaraf kejepit dapat terjadi di banyak tempat di dalam tubuh kita, tetapi yang paling sering adalah penyakit syaraf kejepit atau jepitan urat syaraf pada servikal atau leher, di telapak tangan atau CTS (carpal tunnel syndrome), dan di pinggang.
Sering kali orang tanpa sadar ‘membunyikan’ lehernya (dengan memiringkan ke kanan dan kiri dengan kencang), padahal hal tersebut dapat membahayakan jaringan syaraf yang menyebabkan syaraf menjadi kaku.
Banyak orang sering membunyikan lehernya karena leher sering terasa nyeri dan pegal. Dan dengan menggelengkan kepala sampai berbunyi, rasa nyeri leher biasanya akan berkurang. Padahal dalam jangka panjang, ternyata kegiatan tersebut dapat berdampak buruk bagi syaraf kita.
Kenali Nyeri Tubuh
Rasa nyeri dapat terjadi karena adanya kerusakan pada jaringan. Nyeri merupakan suatu pertahanan yang menguntungkan karena dengan adanya rasa nyeri, maka kerusakan jaringan yang sedang terjadi dapat dihindari sehingga tidak menimbulkan kerusakan yang lebih berat.
Nyeri yang berlangsung lama dikenal sebagai nyeri kronik. Nyeri tersebut sangat merugikan karena pengaruhnya sangat luas dalam kehidupan kita. Nyeri yang merugikan itu dikenal sebagai nyeri syaraf dan mempunyai gejala yang berbeda dengan nyeri lainnya.
Nyeri syaraf biasanya disertai dengan gangguan pada fungsi syaraf, baik yang bersifat motorik (yaitu gangguan kemampuan gerak otot), maupun sensorik (yaitu gangguan pada indera perasa).
Nyeri syaraf akibat gangguan syaraf penggerak otot akan mengakibatkan terjadinya kelemahan otot sampai stimulasi kontraksi otot. Demikian juga halnya jika terjadi nyeri syaraf akibat gangguan syaraf sensorik, maka akan terjadi gejala nyeri yang disertai dengan gejala kehilangan rasa, kesemutan, hingga tidak adanya rasa pada perabaan.
Untuk masalah kelumpuhan ini, bukan hanya bisa terjadi di leher, tapi juga di punggung dan pinggang. Bahkan dalam jangka panjang setelah kelumpuhan terjadi bisa menyebabkan kematian, apabila mengenai syaraf yang sangat vital (syaraf jantung/sum sum tulang belakang).
Sabtu, 07 Februari 2015
Tanaman Alami Untuk Gondok
Ladies, apakah Anda pernah mendengar tentang penyakit gondong atau
gondok? Penyakit yang umunya menyerang bagian leher sehingga leher
tampak membengkak ini, menurut ensiklopedia Encarta, muncul karena
kurangnya zat iodine dalam tubuh yang berfungsi menghasilkan kelenjar
tyroid di bagian leher.
Penyakit ini memang sudah jarang ditemui
dewasa ini karena sebagian besar garam yang dijual dipasaran sudah
dilengkapi dengan iodine. Namun, jika ada anggota keluarga atau teman
yang terkena penyakit ini, Anda dapat membantu dengan membuat ramuan
alami dari tanaman belimbing wuluh yang dapat membantu menyembuhkan
gondong.
Cara pertama ini memanfaatkan daun belinbing wuluh sebagai bahan utama. Untuk membuat
ramuan obat gondok atau gondong ini, Anda perlu menyiapkan segenggam
daun belimbing wuluh dan 3 siung bawang putih. Untuk membuatnya,
pertama-tama cuci bersih daun belimbing wuluh dan bawang putih. Tumbuk
keduanya hingga halus. Hasil tumbukan ini kemudian dapat Anda gunakan
untuk mengompres bagian leher yang menderita gondong.
Cara keduatidak hanya memanfaatkan daun tanaman
belimbing wuluh, namun juga bagian ranting mudanya. Untuk membuat
alternatif obat gondong ini Anda perlu menyiapkan 10 ranting tanaman
belimbing wuluh yang masih muda lengkap dengan daunnya juga, ditambah
dengan 4 butir bawang merah. Cuci bersih semua bahan di atas kemudian
tumbuk hingga halus. Hasilnya dapat Anda balurkan pada bagian yang
terserang gondong.
See, Ladies, tidak susah kan membuat ramuan obat untuk gondong ini.
Jumat, 06 Februari 2015
Ciri-Ciri Kanker Rahim
Rahim yang secara garis besar
merupakan tempat tumbuh bagi janin di dalam kandungan. Mengingat
pentingnya Rahim bagi perempuan, maka diwajibkan untuk dirawat secara
baik. Karena apabila diabaikan mengenai kesehatan Rahim, ada kemungkinan
untuk terserang penyakit kanker rahim. Penyakit yang tergolong ganas ini, sangat menakutkan, dan bisa menyebabkan kematian.
Ciri – Ciri Penyakit Kanker Rahim
Penyakit yang hanya menyerang wanita ini, memang tidak bisa dilihat ciri-cirinya apabila masih dalam tahap stadium satu. Ciri-ciri penyakit kanker rahim
baru akan jelas terlihat ketika sudah naik tingkat menjadi stadium dua.
Pada tahap ini, ciri-ciri yang banyak ditemui pada pasien yang
terjangkit kanker rahim ialah, siklus menstruasi yang tidak berjalan
dengan normal.
Pada umumnya, siklus menstruasi yang
normal berlangsung selama 7 – 10 hari dan itupun dengan jumlah bulir
darah yang normal. Ciri yang lainnya ialah area kewanitaan sering
mengeluarkan darah meski tidak sedang menstruasi, sering timbul rasa
sakit pada bagian perut atau panggul, atau juga rasa sakit yang
dikeluhkan ketika sedang bersama pasangan.
Kamis, 05 Februari 2015
Makanan Yang Harus Di Hindari Penderita Kanker Kulit
Sidi Aritjahja, dokter dan herbalis di Yogyakarta menyarankan, selain
mengonsumsi herbal berkhasiat antikanker, pasien kanker dan tumor juga
mesti berpantang makanan. Makanan diolah dengan cara dibakar seperti
satai, apem, dan pizza di antara yang harus dihindari. “Makanan yang
dibakar mengandung zat karsinogenik - pemicu kanker, red,” tutur Sidi.
Selain itu pasien juga tidak mengonsumsi jamur dan makanan mengandung
kapang seperti tempe, tapai, dan oncom. Jamur dan kapang merangsang
proses angiogenesis alias pembentukan pembuluh darah baru yang
dibutuhkan kanker dan tumor untuk memperbesar massanya.
Drs Med Ir D’Hiru, MM, herbalis di Jakarta, menambahkan pasien juga
mesti menghindari makanan laut seperti kerang dan cumi, ikan darat
seperti lele dan belut, jeroan berupa hati, usus, dan ampela, makanan
berpengawet, penyedap rasa, merica, pemanis buatan, rokok dan minuman
beralkohol, buah-buahan tertentu seperti nangka dan durian, serta
sayuran seperti kol, kubis, kecambah, dan cabai. Pasien justru didorong
untuk memperbanyak makanan mengandung antioksidan tinggi seperti jus
buah-buahan dan sayuran. Layukan buah atau sayuran dengan merendam di
air mendidih selama 5 menit. Lalu tiriskan dan buat menjadi jus.
Minggu, 01 Februari 2015
Patogenesis Penyakit Hernia
Patogenesis Penyakit Hernia
Macam-macam hernia menurut tempatnya : hernia inguinalsi kira-kira 80%, hernia fermoralis, hernia umbilikalis 50% terjadi pada wanita yang berusia 50 tahun keatas, dan hernia skrotalis pada pria serta hernia labialis pada wanita. Selain itu penyakit hernia yang kebanyakan menyerang kamu pris juga memiliki beberapa tingkatan, diantaranya adalah :
Macam-macam hernia menurut tempatnya : hernia inguinalsi kira-kira 80%, hernia fermoralis, hernia umbilikalis 50% terjadi pada wanita yang berusia 50 tahun keatas, dan hernia skrotalis pada pria serta hernia labialis pada wanita. Selain itu penyakit hernia yang kebanyakan menyerang kamu pris juga memiliki beberapa tingkatan, diantaranya adalah :
- Hernia Redusible (reponibel), dimana hernia itu masih dapat kembali, jadi kalau isi hernia itu usus, maka usus masuk kantong hernia itu kadang-kadang kempis kembali.
- Hernia Irreduceble (irreponibel), dalam hal hernia tidak dapat susut kembali kedalam rongga perut, isi usus masih dapat berjalan dengan lancar.
- Herbia Inkarserata (hernia terjepit), disini usus terjepit pada pintu hernia, maka akan terlihat adanya tanda-tanda ileus.
Langganan:
Postingan (Atom)