Sidi Aritjahja, dokter dan herbalis di Yogyakarta menyarankan, selain
mengonsumsi herbal berkhasiat antikanker, pasien kanker dan tumor juga
mesti berpantang makanan. Makanan diolah dengan cara dibakar seperti
satai, apem, dan pizza di antara yang harus dihindari. “Makanan yang
dibakar mengandung zat karsinogenik - pemicu kanker, red,” tutur Sidi.
Selain itu pasien juga tidak mengonsumsi jamur dan makanan mengandung
kapang seperti tempe, tapai, dan oncom. Jamur dan kapang merangsang
proses angiogenesis alias pembentukan pembuluh darah baru yang
dibutuhkan kanker dan tumor untuk memperbesar massanya.
Drs Med Ir D’Hiru, MM, herbalis di Jakarta, menambahkan pasien juga
mesti menghindari makanan laut seperti kerang dan cumi, ikan darat
seperti lele dan belut, jeroan berupa hati, usus, dan ampela, makanan
berpengawet, penyedap rasa, merica, pemanis buatan, rokok dan minuman
beralkohol, buah-buahan tertentu seperti nangka dan durian, serta
sayuran seperti kol, kubis, kecambah, dan cabai. Pasien justru didorong
untuk memperbanyak makanan mengandung antioksidan tinggi seperti jus
buah-buahan dan sayuran. Layukan buah atau sayuran dengan merendam di
air mendidih selama 5 menit. Lalu tiriskan dan buat menjadi jus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar