Komplikasi yang menyertai penyakit rematik
1. Kerusakan pada organ hati
2. Endocarditis
3. Gagal fungsi hati
4. Arrhythmias
5. Pericarditis
6. Sydenham’s chorea
Deteksi Dini Penyakit Rematik
Dokter akan mendeteksi penyakit rematik melalui serangkaian pemeriksaan. Seperti pemeriksaan fisik serta tes diagnostik. Tes darah juga wajib dilakukan. Tes ini akan mengetahui seberapa besar kadar Rheumatoid Factor (RF) atau yang kerap disebut dengan anti bodi didalam tubuh. Dengan tes ini maka dokter akan dapat menimpulkan seberapa besar rematik menggrogoti tubuh anda.
Antibodi (RF) akan menentukan apakah anda terserang rematik atau tidak. Namun, RF negatif bukan berarti melegakan. Sebab hanya 20% dari pasien rematik yang menunujjan RF negatif. Cara lain dalam deteksi dini penyakit rematik adalah dengan diketahui apakah ada persendian anda yang mengalami kerusakan. Tetapi patut diketahui jika foto rontgen bukan berarti akan menunjukkan tahap awal perubahan pada penyakit rematik.
Penyakit rematik khusunya pada deteksi dini membutuhkan kesabaran serta keahlian dalam memutuskannya. Sebab rematik menunjujjan gejala awal yang serupa dengan penyakit sejenis. Sebut saja artritis. Apabila dokter telah memutuskan anda diduga menderita rematik maka ia akan segera merujuk ke ahli rematologi. Dokter spesialis artritis ini yang akan memberikan perawatan lanjutan atas penyakit rematik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar